SENDANGHARJO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban menunjukkan komitmen nyata di luar tembok hukum dengan berkontribusi langsung bagi pemenuhan hak dasar masyarakat. Bersinergi dengan UOBF Puskesmas Kebonsari Tuban dan Pemerintah Kelurahan Sendangharjo, Lapas Tuban menggelar aksi kemanusiaan bertajuk "Bakti Sosial Lapas Tuban Layanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat".
Aksi sosial kemasyarakatan ini dipusatkan di Balai Kelurahan Sendangharjo, Kabupaten Tuban, pada Rabu (13/5/2026). Layanan kesehatan jemput bola ini bersifat inklusif dan menyasar seluruh siklus hidup manusia, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga kelompok lanjut usia (lansia).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Lurah Sendangharjo, Ibu Aris Sri Lestari, S.H., dan dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tuban, Bapak Irwanto Dwi Yhana Putra, Amd.IP, S.Sos., M.A. Kehadiran pucuk pimpinan Lapas Tuban ini menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor antara instansi vertikal, otoritas kesehatan, dan pemerintah daerah.
Deteksi Dini Kesehatan Lintas Usia
Dalam sambutannya, Lurah Sendangharjo, Ibu Aris Sri Lestari, S.H., menjabarkan secara visioner mengenai esensi dari pentingnya skrining kesehatan berkala bagi warga di setiap tingkatan usia. Menurutnya, pencegahan jauh lebih krusial daripada pengobatan.
"Tujuan cek kesehatan bagi balita, remaja, dan dewasa adalah untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, memantau pertumbuhan dan perkembangan sesuai usia, serta mencegah terjadinya penyakit yang lebih serius," papar Aris Sri Lestari di hadapan para warga yang hadir.
Beliau membedah bahwa pada fase bayi dan balita, fokus utama pemeriksaan adalah memastikan tumbuh kembang mereka berjalan optimal, status gizi terjaga dengan baik, serta memastikan pemenuhan imunisasi dasar lengkap demi mencegah stunting. Sementara itu, memasuki usia remaja, tantangan kesehatan bergeser pada pengawasan masa pubertas, kesehatan mental, kecukupan gizi, serta langkah preventif menjauhkan mereka dari perilaku berisiko.
"Sementara pada kelompok usia dewasa hingga lansia, pemeriksaan kesehatan ini menjadi tameng utama untuk mendeteksi penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Dengan begitu, kita bisa memantau fungsi organ tubuh serta mendorong penerapan pola hidup sehat agar kualitas hidup masyarakat Sendangharjo tetap bugar, baik, dan produktif," tambah Ibu Lurah.
Kolaborasi Petugas Medis, Lapas, dan Kader Posyandu
Antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular dengan tertib sejak pagi hari. Teknis penanganan medis di lapangan dikomandoi langsung oleh Pelaksana Tugas Kesehatan sekaligus Bidan Poskeslur setempat, Ibu Bidan Nurma Sofia Angelina, A.Md. Keb., dibantu oleh tim medis dari UOBF Puskesmas Kebonsari Tuban.
Kerja keras tim medis ini kian solid berkat dukungan penuh dari para Kader Posyandu Kelurahan Sendangharjo. Para kader srikandi ini sigap mengawal jalannya alur pemeriksaan, mulai dari meja registrasi, pengukuran antropometri (berat dan tinggi badan), hingga mendampingi para lansia.
Kolaborasi apik antara Lapas Tuban, Puskesmas Kebonsari, Kelurahan Sendangharjo, dan kader kesehatan ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran masyarakat akan pentingnya mendeteksi penyakit sejak dini (early detection) demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Tuban yang sehat, tangguh, dan produktif.